Taylor Swift Dibuat Kesal Oleh Apple

Taylor Swift Dibuat Kesal Oleh Apple

 

Penyanyi Taylor Swift membuat surat terbuka mengecam kebijakan perusahaan teknologi terkemuka Apple yang menggratiskan unduhan musik di layanannya. Dalam surat di laman Tumblr miliknya berjudul “To Apple, Love Taylor,” diunggah Minggu (21/6) waktu setempat, penyanyi Amerika itu mengkritisi langkah Apple yang memutuskan tidak akan membayar royalti musik selama masa uji coba tiga bulan pertama bagi pelanggan, demi menyaingi layanan musik streaming lain seperti Spotify, Rhapsody dan Deezer.

Swift menyebut kebijakan itu “mengejutkan, mengecewakan dan sama sekali tidak mencerminkan riwayat perusahaan yang terkenal progresif.”

“Ini adalah ungkapan perasaan yang mewakili setiap artis, penulis dan produser dalam lingkup sosial musik saya, mereka yang takut bicara terbuka karena kami sangat mengagumi dan menghormati Apple,” tulisnya

“Namun terus terang saja kami tidak menghormati kebijakan yang ini.”

Layanan bernama Apple Music ini akan mulai diluncurkan ke seluruh dunia mulai 30 Juni, menambah basis layanan serupa yang telah lama eksis yaitu iTunes.

Menurut rencana, layanan terbaru ini akan mematok harga langganan mulai US$ 10, dengan stasiun radio gratis, dan platform yang memungkinkan para artis mengunggah lagu, video dan konten lain untuk para penggemar mereka. Berbeda dengan Spotify yang memberi pilihan gratis atau berbayar agar bebas iklan, sistem berlangganan Apple tidak ada yang gratis.

“Belum terlambat untuk mengubah kebijakan ini, dan juga mengubah pikiran mereka yang menggeluti industri musik yang akan sangat terpukul oleh hal ini,” tulis Swift.

“Kami tidak meminta iPhone gratis dari Anda. Jadi tolong jangan minta kami memberi musik tanpa kompensasi apa pun.”

Swift telah meluncurkan album baru “1989” yang tidak akan dia tawarkan kepada layanan terbaru Apple ini karena pendiriannya tersebut. Sebelumnya, sejumlah group musik independen di berbagai belahan dunia juga menyebut kebijakan Apple ini tidak adil.

“Ketika meluncurkan layanan barunya ini, Apple telah benar-benar salah langkah,” kata Jeff Rabhan, kepala Clive Davis Institute of Recorded Music di New York University.

“Apple selalu menempatkan dirinya sebagai pendukung para artis, dan ini merupakan cara mudah bagi mereka untuk membuktikan hal itu dan membuatnya berbeda dari yang lain.”

Apple sendiri menolak berkomentar tentang masalah ini.

Sebelumnya, perusahaan tersebut mengatakan setidaknya 71,5% pemasukan dari penjualan musiknya akan dibayarkan sebagai royalti, sedikit di atas standar industri yaitu sebesar 70%. Namun para pengusaha rekaman, khususnya pemilik label kecil yang tingkat keuntungannya sangat tipis, khawatir bahwa pendapatan dari unduhan streaming akan merosot dalam periode gratis Apple, dan kemungkinan mereka juga tidak mendapat apa pun dari layanan baru Apple.

Swift, selain menjadi salah satu artis paling laris saat ini, juga merupakan tokoh paling vokal menyangkut kesejahteraan para musisi. Dalam sebuah artikel yang dimuat di The Wall Street Journal tahun lalu, dia menulis: “Hal-hal yang berharga seharusnya dibayar. Dalam pendapat saya, musik seharusnya tidak boleh digratiskan.” Beberapa bulan kemudian, dia mencabut seluruh katalog musiknya dari Spotify karena perusahaan itu tidak bersedia membatasi akses ke musiknya supaya masuk layanan berbayar saja.

Sampai Hari ini, Tiket Konser Chris Brown Sudah Terjual 75%

Sampai Hari ini, Tiket Konser Chris Brown Sudah Terjual 75%

 

Konser penyanyi R&B, Chris Brown siap digelar pada 25 Juli 2015 mendatang di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, Banten. Pihak promotor dari E-Motion sendiri mengaku bahwa tiket konser penyanyi R&B asal Amerika Serikat itu kini telah laku terjual hampir 75 % dari total jumlah tiket yang dijual untuk konser Chris Brown di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Arnold Limasnax selaku perwakilan E-Motion saat menggelar jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/6).

“Bersyukur sejauh ini sudah hampir 75 % tiket yang terjual untuk konser Chris Brown di Indonesia. Angka yang sudah laku belum di-update. Tapi responsnya lumayan bagus, kita kerja sama juga sama ticket box. Beberapa hari ini baru kita dapat angka yang tepat,” Ungkap Arnold.

Lebih lanjut dijelaskan Arnold, pihaknya memang membagi beberapa kelas dalam konser mantan kekasih Rihanna itu. “Untuk bisa menyaksikan konser Chris Brown, kita telah membagi lima kategori kelas untuk para penonton yang ingin menyaksikan dia bernyanyi.

Kalau hitungan, kita sesuaikan dengan kapasitas gedungnya yakni 10.000 lembar tiket yang kita jual. Untuk info lebih lanjut mengenai tiket ini bisa dilihat di web resmi E-motion entertainment, yaitu www.e-motion.co.id,” lanjutnya.

Berikut harga tiket konser Chris Brown Live in Jakarta :

Rp 750.000 (silver)

Rp 1.000.000 (Festival)

Rp 1.250.000 (Gold)

Rp 1.750.000 (VIP)

Rp 2.500.000 (Platinum)